Kitatentu tidak suka jika ada orang yang menghina, memfitnah, atau memusuhi diri kita. Demikian juga orang lain juga tidak suka diperlakukan demikian. Demikianlah beberapa contoh perbuatan atau sikap yang dapat memecah belah persatuan. Tentu saja ada banyak lagi perbuatan atau sikap yang bersifat negatif yang dapat merusak persatuan. Sistem kami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS aturan yang melatarbelakangi perilaku bangsa. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS Teka Teki Silang populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Gunakan tanda tanya ? untuk huruf yang tidak diketahui. Contoh J?W?B Istilah"sila" juga bisa berarti sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; kelakuan atau perbuatan yang menurut adab (sopan santun); akhlak dan moral. Istilah Pancasila menurut Prof. Darji Darmodiharjo, SH telah dikenal sejak zaman kerajaan Mojopahit pada abad XIV, yaitu terdapat dalam buku Negarakertagama Karangan Empu Prapanca, dan buku Sutasoma karangan Empu Tantular. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. sudahkah kamu memahami apa itu pancasila? pancasila sebagai dasar negara merupakan nilai-nilai yang sistematis, fundamental dan menyeluruh. karenanya, sila-sila pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh, hierarkis dan sebagai dasar negara dan bangsa adalah merupakan nilai-nilai yang sistematis, fundamental dan menyeluruh. maka sila-sila Pancasila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh, hierarkhis dan sistematis. Sehingga kelima sila dari pancasila tersebut bukan terpisah-pisah dan makna sendiri-sendiri, melainkan memiliki esensi serta makna yang utuh pula. Dalam konteks yang demikianlah pengertian sila-sila Pancasila merupakan suatu sistem filsafat. Dilihat secara harfiah Etimologis “Pancasila” berasal dari bahasa Sansekerta dari India bahasa kasta Brahmana, yang dapat dijabarkan dalam dua kata, yaitu Panca yang berarti lima, dan Sila yang berarti dasar. Sehingga Pancasila berarti lima dasar, yaitu lima Dasar Negara Republik Indonesia. Istilah “sila” juga bisa berarti sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; kelakuan atau perbuatan yang menurut adab sopan santun; akhlak dan Pancasila menurut Prof. Darji Darmodiharjo, SH telah dikenal sejak zaman kerajaan Mojopahit pada abad XIV, yaitu terdapat dalam buku Negarakertagama Karangan Empu Prapanca, dan buku Sutasoma karangan Empu Tantular. Selain itu, dalam kitab Sutasoma juga terdapat semboyan “Bhinneka Tunggal Eka Tan hana dharma mangrua” yang mengandung arti meskipun agama itu kelihatannya berbeda bentuk atau sifatnya, namun pada hakikatnya satu juga, Yang kemudian menjadi moto negara kita, yakni “ Bhinneka Tunggal Ika “ yang mengandung pengertian berbeda-beda tapi tetap satu. Makna pancasila sebagai filsafat bangsa dan negara RI mengandung arti bahwa dalam setiap aspek kehidupan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan harus berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan terbukti telah membimbing bangsa sejak kemerdekaan 1945 dalam menghidari berbagai cobaan terhadap upaya upaya yang mengganggu persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI. Generasi Z atau Gen Z disebut sebagai generasi yang lahir setelah generasi Y. Kumpulan orang yang termasuk ke dalam generasi ini adalah mereka yang lahir di tahun 1995 sampai dengan 2010. Jadi bila Anda lahir di rentang waktu itu maka Anda juga turut termasuk ke dalam generasi Z. lalu apa peranan kita sebagai gen z terhadap pancasila? nilai-nilai Pancasila wajib dilestarikan dan dijunjung tinggi bagi kawula muda, baik Generasi Milenial maupun Generasi Z. Tujuannya agar Bangsa Indonesia terus maju dan berkembang serta tetap bersatu dalam menghadapi berbagai sebagai Gen Z seharusnya terus merawat pancasila dan menjadikan pancasila sebagai tuntunan hidup dan pedoman dalam keberagaman. agar tercapai tujuan kehidupan di negara indonesia yang maju, tentram dan damai. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Banyakfaktor yang melatarbelakangi mengapa pendidikan nilaididengungkan sebagai kebutuhan yang harus dilaksanakan oleh pengelola institusi pendidikan. Salah satu faktor yang paling tampak adalah maraknyaperilaku-perilaku yang tidak dibenarkan oleh nilai agama maupun nilaibudaya bangsa. memuat aturan-aturan Allah Swt. yang antara lain Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Negara kita, yakni Negara Indonesia, meskipun mempunyai berbagai macam ragam budaya, suku bangsa, agama, bahasa, akan tetapi sangat menjunjung tinggi Etika dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara untuk saling menghargai da bertoleransi antar Pancasila merupakan lambang Negara yang juga dasar Negara yang terbentuk pada tanggal 1 juniYang terdiri dari lima silaKetuhanan yang Maha EsaKemanusiaan yang adil dan beradabPersatuan IndonesiaKerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaanKeadilan sosial bagi seluruh rakyat Pancasila sendiri merupakan kata yang terbentuk dari kata "Panca" yang mempunyai arti lima dan "Sila" yang mempunyai arti dasar. Sila juga diartikan sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa. Di dalam pancasila juga terdapat nilai-nilai yang mencerminkan nilai-nilai etika. Etika sendiri merupakan sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika juga dapat dikatakan sebagai atuaran, norma, atau suatu panduan cara yang bisa digunakan seseorang untuk menjalani kehidupan merupakan salah satu hal yang ada didalam pancasila yang tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan. Adapun pancasila sebagai system etika yang terdiri atas lima sila yang setiap sila nya mengandung nilai-nilai yang berhubungan dengan etika-etika. Oleh karena itu, pancasila berperan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat yang bertujuan untuk mengatur, berbagai tingkah laku Pancasila itu lebih dekat pada pengertian etika keutamaan atau etika kebajikan. untuk memberikan sebuah gambaran besar untuk menghadapi persoalan bangsa saat patut meyakini. Bahwa etika dalam menjalani kehidupan berbangsa tidak boleh sewenang - wenang dalan penjelasan mengenai etika dalam tiap sila yang ada di pancasila Nilai Ketuhanan Nilai ketuhanan bisa disebut sebagai nilai yang tertinggi dari kelima sila yang ada di pancasila. Nilai ini merupakan nilai yang menjadi patokan seseorang tersebut dikatakan sudah melakukan perbuatan baik ataupun buruk. bisa dikatakan sebagai perbuatan baik apabila tidak bertentangan dengan kaidah, tauhid, tuhan dan hukum agama. Dikatakan sebagai perbuatan tidak baik buruk apabila bertentangan dengan kaidah - kaidah agama atau bertentangan dengan hukum agama. perbuatan yang bertentangan dengan tauhid atau hukum agama akan menimbulkan permasalahan yang Kemanusiaan Terdapat nilai kemanusiaan yang melekat pada sila kedua. Nilai ini merupakan implementasi dari perbuatan yang dilakukan dalam keseharian yang mana setiap perbuatan yang harus seimbang antara hubungan dengan tuhan dan hubungan dengan sesama manusia tidak dipungkiri bahwa setiap manusia yang hidup di bumi memerlukan bantuan manusia lain. Dikatakan sebagai perbuatan yang baik apabila perbuatan tersebut sesuai dengan nilai-nilai Kemanusiaan yang didasarkan pada keseimbangan keadilan dan keadaban. Dari nilai kemanusiaan ini dapat diambil contoh seperti tolong menolong, gotong royong, kerja sama, saling membantu sesama, penghargaan kepada orang lain, penghormatan kepada orang lain dan lain Persatuan nilai etika yang ada dalam sila ketiga persatuan Indonesia yakni perbuatan yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan. Dapat dikatakan sebagai persatuan yang baik apabila dilakukan tanpa memandang latar belakang, seperti suku, agama, bahasa. Mengembangkan sikap saling menghargai keanekaragaman budaya, Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa. perbuatan yang bertentangan dengan nilai kesatuan seperti egois dapat menimbulkan Kerakyatan dan Kemasyarakatan Dalam kaitan dengan kerakyatan terkandung nilai lain yang sangat penting yaitu nilai hikmat atau kebijaksanaan. pada sila keempat mengandung nilai kemasyarakatan yang kental. Etika Kehidupan Bermasyarakat merupakan rumusan yang bersumber dari ajaran agama, khususnya yang bersifat umum, dan nilai-nilai kemasyarakatan budaya bangsa yang tercermin dalam Pancasila sebagai acuan dasar dalam berpikir, bersikap dan bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, etika pada sila keempat tidak terlepas dari ajaran mana mengajarkan cara mengenai hidup bermasyarakat. dapat dikatakan sebagai perbuatan yang baik apabila perbuatan tersebut menimbulkan kenyamanan dalam bermasyarakat. Dan dikatakan sebagai perbuatan yang buruk apabila perbuatan tersebut menimbulkan perpecahan dalam kehidupan Keadilan Etika keadilan sosial merupahan rumusan yang bersumber dari hukum tuhan yaitu pada sila pertama. yang mana bisa dikatakan bahwa segala sesuatu yang bersumber dari tuhan adalah pasti sesuatu yang dapat dikatakan bahwa perbuatan yang tidak didasarkan pada hukum tuhan atau bertentangan dengan hukum tuhan adalah perbuatan yang buruk. perbuatan adil yang yang tercermin dari sila kelima menjadi salah satu dasar acuan yang digunakan sebagai menegakkan hukum nilai keadilan yang tertera dapat diambil contoh seperti adil dalam memutuskan sebuah perkara, adil dalam menegakkan hukum dan lain dapat disimpulkan bahwa etika yang terkandung dalam pancasila meliputi banyak perbuata -perbuatan baik yang menjadi pedoman dalam hidup bermasyarakkat yang mana apabila suatu perbuatan bertentangan dengan nilai-nilai yang ada di pancasila, maka akan menimbulkan konflik. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Menghayatidan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia 3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual, segitiga yang menunjukkan rumus aturan

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. PANCASILA adalah dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri atas lima sila, yaitu 1 Ketuhanan Yang Maha Esa, 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3 Persatuan Indonesia, 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan 5 Keadilan sosial bagi selurah rakyat Indonesia. Secara etimologis, pengertian Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari dua kata, Panca dan Sila. Pengertian Pancasila yaotu, Panca berarti lima dan Sila berarti dasar. Sila juga diartikan sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; kelakuan atau perbuatan yang menurut adab sopan santun; akhlak dan moral. Secara terminologi pengertian Pancasila dapat diartikan sebagai lima prinsip dasar negara. Pasca kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, keesokan harinya PPKI mengadakan sidang sebagai sarana untuk melengkapi alat-alat kelengkapan negara yang telah merdeka. Dalam sidang tersebut telah berhasil mengesahkan UUD negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal dengan nama UUD 1945. Pada saat sidang pengesahan UUD 1945 beserta Pembukaannya oleh PPKI, naskah Pancasila yang terdapat dalam bagian Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut 1. Ketuhanan Yang Maha Esa2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab3. Pesatuan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Rumusan Pancasila sebagaimana tecantum dalam pembukaan UUD 1945 inilah yang secara konstitusional sah dan benar sebagai dasar negara RI. Prinsip terseebut tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat yang memiliki makna Pancasila sebagai dasar negara, berarti Pancasila harus dijadikan pedoman bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Di dalam Pancasila mengandung nilai-nilai umum yang dikembangkan dan berkembang dengan sendirinya di dalam pribadi setiapinsan sesuai kodrat, sebagai mahkluk sosial serta mahkluk pribadi. Seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan secara khusus dijabarkan dalam pasal-pasal. Tidak bisa dipungkiri lagi nilai yang bersifat umum tersebut berlaku bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa adanya batas tertentu. sebaliknya nilai khusus hanya berlaku untuk bangsa Indonesia yang terdiri dari nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan. Pancasila sebagai dasar negara memiliki nilai dengan sifat khusus yang menjadi pembeda antara negara Indonesia dengan negara lain. Nilai ini perlu direalisasikan dalam kehidupan sehari hari. Oleh karena itu, penulis bertujuan mengajak seluruh lapisan masyarakat melalui tulisan untuk mereflesikan nilai pancasila dalam realita kehidupan sehari-hari masyarakat dan untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang untuk memerdekakan bangsa dan merumuskan Pancasila sebagai dasar negara. BANGSA DAN NEGARA Negara yang kuat adalah bangsa yang memiliki fondasi dan pedoman yang kokoh dan jelas. Fondasi dan pedoman suatu bangsa disebut sebagai dasar negara. Dasar negara merupakan suatu nilai nilai yang mengatur kehidupan berbangsa serta mengatur pemerintah suatu bangsa. Para pejuang negeri ini telah merumuskan dan menitipkan suatu fondasi dalam bentuk ide,gagasan,atau prinsip yang dijadikan sebagai dasar kehidupan bersama bangsa ini. Fondasi dan pedoman suatu bangsa disebut sebagai dasar negara. Dasar negara merupakan suatu nilai-nilai yang mengatur tatanan kehidupan berbangsa serta mengatur tatanan pemerintahan suatu bangsa. Prinsip ini menjadi landasan keberagaman agama dan kepercayaan seluruh insan bangsa mahasiswi universitas Pamulang Sukma lestari Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya

Namunmenurut psikolog klinis dewasa, Arrundina Puspita Dewi, M.Psi, sebetulnya ada beberapa faktor mendasar yang melatarbelakangi seseorang untuk ikut menerapkan gaya hidup tersebut. "Kalau menurut saya ini ada kaitannya dengan perasaan bebas dan tidak ingin terkekang oleh aturan/norma yg berlaku di sekitar. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Menjaga keutuhan NKRI adalah suatu kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia entah itu masyarakat biasa atau para pejabat yang memiliki wewenang dalam sistem pemerintahan. Bagaimana cara kita sebagai warga negara ikut andil dalam hal tersebut adalah dengan menanamkan sifat nasionalisme yang kuat pada diri kita. Mengamalkan nilai-nilai dari Pancasila yang merupakan Ideologi negara kita adalah salah satu cara agar bisa tertanam sifat nasionalisme yang etimologis, pengertian Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari dua kata, Panca dan Sila. Panca berarti lima dan Sila berarti dasar. Sila juga diartikan sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa; kelakuan atau perbuatan yang menurut adab sopan santun; akhlak dan moral. Secara terminologi pengertian Pancasila dapat diartikan sebagai lima prinsip dasar negara. Pasca kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, keesokan harinya PPKI mengadakan sidang sebagai sarana untuk melengkapi alat-alat kelengkapan negara yang telah merdeka. Dalam sidang tersebut telah berhasil mengesahkan UUD negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal dengan nama UUD dihubungkan dengan upaya dalam menjaga Keutuhan NKRI Pancasila sangatlah besar perannya, karena kedudukan Pancasila itu sendiri yang merupakan sebuah ideologi dari bangsa Indonesia. Peranan Pancasila sendiri dalam hal mempertahankan Keutuhan NKRI dapat dilihat dari fungsinya sebagai ideologi negara yang artinya dengan mengamalkan dan menjaga nilai Pancasila itu sendiri sudah merupakan suatu langkah dalam mempertahankan NKRI. Mengamalkan sila ke lima yang berbunyi "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" misalnya. Kita bisa mengamalkan sila ini dengan memperbaiki sistem keadilan yang belum merata di Indonesia, yang mana hal tersebut seperti sebilah pedang bermata dua dengan sisi tajam diarahkan kepada mayoritas masyarakat dengan ekonomi lemah dan sisi tumpul kepada para pejabat-pejabat dengan ekonomi yang kuat. Dengan diperbaikinya sistem peradilan ini akan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang tentram dan tercipta kehidupan yang setara diantara masyarakat. Terciptanya hal tersebut akan mengurangi rasa ketidakadilan pada diri masyarakat dan akan tertanam rasa cinta yand mendalam pada negara tercinta sehingga Keutuhan NKRI akan terjamin hingga nanti. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya BangsaIndonesia berkeyakinan bahwa Pancasila yang kini menjadi dasar dan falsafah Negara, pandangan hidup, dan jiiwa bangsa merupakan produk kebudayaan bangsa Indonesia yang telah menjaddi system nilai selama berabad-abad lamanya. Selanjutnya istilah "Sila" itu sendiri dapat diartikan sebagai aturan yang melatarbelakangi perilaku Bandung - Setiap negara pasti memiliki kulturnya yang khas yang terlihat dari perilaku dan tatanan sosial masyarakatnya. Negara sangat berperan dalam membentuk tatanan bangsa dibentuk oleh Negara melalui aturan-aturan yang ditetapkan oleh negara itu contoh, data Kementerian Kesehatan China menunjukkan selama 40 tahun, terjadi 330 juta aborsi di Negeri Tirai Bambu tersebut. Diduga, jumlah sebesar itu merupakan dampak dari pembatasan jumlah penduduk yang diterapkan pemerintah China pada saat itu tersebut menunjukan bahwa aturan negara memang sangat berpengaruh pada perilaku bangsanya dan menghasilkan budaya yang sesuai dengan apa yang dibentuk oleh aturan. Di Indonesia, dapat kita lihat berbagai perilaku masyarakat yang beraneka dari budaya menyontek yang sudah menjadi hal yang sangat lumrah dan dimaklumi, perilaku individualis masyarakat, budaya free sex yang merambah pada hampir setiap kalangan, serta kriminalitas yang demikian marak dan masih banyak lagi kasus-kasus dapat dipungkiri bahwa berbagai budaya tersebut lahir dari aturan-aturan yang ditetapkan negara. Sistem Ujian Nasional yang ditetapkan negara dalam Sistem Pendidikan Nasional menjadikan nilai akademis sebagai tolok ukur kelulusan peserta Nasional kerap kali menghantui benak-benak para peserta didik mengingat tingginya standar kelulusan yang harus dicapai tidaklah sesuai dengan kualitas pendidikan yang diberikan sehingga tercetaklah peserta didik yang tidak memenuhi standar ini menjadikan peserta didik menghalalkan berbagai cara untuk mencapai kelulusan, mulai dari menyontek sampai membeli kunci salah satu bukti begitu berpengaruhnya aturan yang ditetapkan pemerintah dengan perilaku atau budaya yang timbul pada berbeda dengan perilaku individualis yang terdapat pada sebagian besar masyarakat Indonesia yang juga merupakan hasil dari aturan yang ditetapkan tersebut salah satunya disebabkan oleh adanya Hak Asasi Manusia HAM yang menjunjung tinggi kebebasan sehingga menjadikan individu merasa bebas untuk bertindak tanpa memikirkan kenyamanan individu pun dengan individu yang menyaksikan kebebasan individu yang lain, ia merasa tidak berhak membatasi kebebasan siapa pun karena hal itu merupakan hak setiap pula kasus free sex yang seolah-olah telah membudaya di negeri ini, yang antara lain disebabkan oleh tidak adanya aturan yang membatasi media dalam mengolah jenis apapun dapat dengan mudah diunggah ke media dan masyarakat pun sangat mudah untuk mengaksesnya, termasuk hal-hal yang berbau pornoaksi dan pornografi yang tidak layak untuk masyarakat mengakses hal tersebut dapat memicu terjadinya free sex, ditambah lagi tidak adanya hukum yang menjerakan bagi para berbagai bukti bahwa aturan yang ditetapkan oleh negara amat sangat berpengaruh pada perilaku masyarakat. Fakta ini sesuai dengan teori Jacob Getzels dan Egon Guba 1957 tentang Organisasi Sebagai Sistem tersebut menjelaskan bahwasanya perilaku seseorang dalam organisasi terbentuk oleh gabungan antara karakteristik bawaan individu dengan karakteristik organisasi pasti memiliki ide dasar yang darinya akan timbul suatu misi tertentu dan berbagai aturan main yang mengarahkan kepada pencapaian misi dan interaksi dalam bentuk membina hubungan sosial dilakukan individu dengan organisasi untuk meyelaraskan antara yang diharapkan individu dengan tujuan disimpulkan bahwa sistem yang dimiliki organisasi sangat berpengaruh terhadap perilaku individu ketika berinteraksi dalam kehidupan sosial, begitu pula dengan menurut G. Jellinek, negara adalah organisasi dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah perilaku dan budaya yang nampak pada individu bangsa Indonesia bukan hanya permasalahan individu saja, karena kebobrokan individu tidak hanya disebabkan oleh sistem pendidikan saja, atau sistem perekonomian saja, atau sistem-sistem lainnya secara semua ini diakibatkan oleh keseluruhan sistem, yakni sistem demokrasi yang melahirkan gaya hidup sekuler dan berbagai kebijakan liberal yang pada hakikatnya hanya menguntungkan para pemilik modal dan menindas serta merusak ada bedanya dengan berkhayal ketika mengharapkan perilaku individu yang ideal dalam bingkai kehidupan demokrasi saat ini. Karena sistem demokrasi ini bagaikan lingkaran setan yang sangat menjijikan dan tidak akan pernah berakhir tanpa mengganti sistem itu sekedar mengganti rezim, program kerja pemerintahan, kemudian mengganti berbagai kebijakan saja. Namun, harus benar-benar sampai pada tataran pergantian kini persoalannya adalah sistem apakah yang benar-benar pantas untuk diterapkan di muka bumi ini? Kita dapat berkaca dari berbagai sistem yang pernah diterapkan pada masa lalu dan menganalisis sistem mana yang paling unggul di antara sistem kita dapati satu masa diterapkannya sebuah sistem selama lebih dari 13 abad, menguasai hampir dua per tiga bagian dunia serta mampu menciptakan kegemilangan pada setiap aspek kehidupan, sehingga melahirkan individu-individu lain dan tidak bukan, sistem tersebut adalah sistem pemerintahan yang berlandaskan Islam sehingga menjadikan seluruh aspek kehidupan menjadi berlandaskan Islam masa Daulah Islam dibawah pimpinan Rasulullah SAW yang kemudian dilanjutkan dengan masa Khilafah ada budaya menyontek pada masyarakatnya, karena kurikulum pendidikan yang tidak terlalu padat namun beekualitas dan mampu mengoptimalkan potensi yang tedapat dalam masing-masing individu peserta dibangun berdasarkan aqidah Islam sehingga menjadikan peserta didik sebagai individu ideal yang bertakwa, berkepribadian Islam, berpengatahuan Islam yang dalam, serta menguasai ilmu pengetahuan umum secara luas dan beraneka yang kemudian digunakannya untuk kemaslahatan masyarakat dan bukan hanya sekedar mencari keuntungan semata seperti yang terjadi pada saat pada saat itu juga telah memposisikan belajar sebagai bagian dari bentuk pengahambaannya kepada Dzat Yang Maha Esa sehingga tidak ada lagi pikiran untuk karena mereka memang mampu tanpa mencontek, tapi mereka juga meyakini dan telah terbenakkan bahwa mencontek adalah perkara yang tidak halal dan dibenci oleh Allah individualis pun terjauh dari kehidupan pada masa itu. Setiap individu akan bertindak dengan memikirkan kenyamanan orang lain, budaya saling menghormati dan menghargai antar individu sangatlah memahami bahwa menyebabkan orang lain terganggu atas apa yang dilakukannya merupakan sebuah perilaku yang juga dibenci Allah SWT, sementara memperhatikan kenyamanan orang lain –selama tidak melanggar hukum syarit adalah sesuatu yang dapat mendatangkan tidak hanya berkutat pada kepentingan diri sendiri yang dilandaskan pada HAM sebagai pembenaran atas apa yang dilakukan meskipun pada dasarnya merugikan orang pada saat itu juga memahami kewajiban mereka untuk berdakwah, ber-amar ma'ruf nahi munkar, sehingga tidak ada lagi sikap tak acuh terhadap individu peranan control social terlaksana dan berdampak pada terjaganya nilai-nilai agung yang diajarkan Islam. Begitu pula dengan budaya free sex yang amat sangat asing terjadi pada masa individu yang bertakwa, masyarakat yang sadar akan kewajibannya untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar, kebijakan pemerintah yang membatasi media hanya untuk pendidikan dan penerapan hukum Islam yang diperintahkan Allah SWT dalam al-Quran yakni hukuman rajam bagi para pezina, hukuman yang menjerakan, telah menjadi kolaborasi sempurna yang mampu menjauhkan budaya free sex dari setiap individu di masa kegemilangan historis, sistem Islam yang diterapkan dalam institusi Khilafah telah membuktikan kegemilangannya. Maka sudah menjadi perkara yang tidak perlu diperdebatkan lagi ketika berbicara mengenai amat sangat jelas bahwa hanya sistem Islam-lah yang mampu mencetak individu-individu ideal berdasarkan kacamata menuju kegemilangan ini tentu harus diawali dengan cara mengembalikan kesadaran ummat akan pentingnya penerapan Syariah Islam dalam sebuah institusi Khilafah Islamiyah yang bejalan sesuai dengan cara-cara yang diajarkan Rasulullah Islam-lah satu-satunya risalah sempurna yang diturunkan Sang Maha Pengatur untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia dan segala kegemilangan akan terjadi ketika Islam diterapkan secara sempurna dalam naungan Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A'raf ayat 96. Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan Melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan merupakan satu-satunya sistem suci yang mampu mensinergikan berbagai komponen ipoleksusbudhankam tanpa terjadi distorsi satu sama dibangun berdasarkan ide Islam yang kemudian akan melahirkan peraturan-peraturan yang sesuai dengan hukum-hukum Islam sehingga mencetak perilaku individu dan tatanan sosial yang juga untuk mencapai penerapan Islam, tentu kita tidak bisa mempercayai lagi demokrasi sebagai jalan perubahan, sebab demokrasi sangat bertentangan dengan pengambilan kebijakan diserahkan kepada manusia yang sangat lemah, terbatas, dan sarat akan kepentingan pribadi, sehingga mengenyampingkan aturan Allah SWT Yang Maha Mengatur dengan aturan yang Geger Kalong Girang, wwn/wwn

UndangUndang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka disusun dengan maksud untuk menghidupkan dan menggerakkan kembali semangat perjuangan yang dijiwai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang beraneka ragam dan demokratis. Undang-undang ini menjadi dasar hukum bagi semua komponen bangsa dalam penyelenggaraan pendidikan

Sistem kami menemukan 9 jawaban utk pertanyaan TTS aturan melatar belakangi perilaku bangsa. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS Teka Teki Silang populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Gunakan tanda tanya ? untuk huruf yang tidak diketahui. Contoh J?W?B u7BT7.
  • u0gk3lutw8.pages.dev/383
  • u0gk3lutw8.pages.dev/17
  • u0gk3lutw8.pages.dev/331
  • u0gk3lutw8.pages.dev/76
  • u0gk3lutw8.pages.dev/249
  • u0gk3lutw8.pages.dev/293
  • u0gk3lutw8.pages.dev/305
  • u0gk3lutw8.pages.dev/216
  • u0gk3lutw8.pages.dev/167
  • aturan yang melatarbelakangi perilaku bangsa